Iklan

Kades Buhari Sambut Gerakan APKLI-P, Desa Abbanuange Siap Jadi Episentrum Kebangkitan UMKM Soppeng

Kamis, 02 Juli 2026, Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T04:02:32Z
SOPPENG,TintaMerah.my.id – Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, kab soppeng provinsi Sulawesi selatan, bersiap menyambut agenda besar pembangunan ekonomi daerah. Wilayah ini ditetapkan menjadi lokasi penyelenggaraan program strategis bertajuk Gerakan Pemulihan Ekonomi Nasional: UMKM Bangkit Kabupaten Soppeng 2026 yang direncanakan digelar pada Agustus 2026 mendatang.
 
Kepala Desa Abbanuange, Buhari, menyambut positif langkah yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (DPW APKLI-P) Sulawesi Selatan tersebut. Menurutnya, pemilihan desanya sebagai tuan rumah merupakan kepercayaan besar sekaligus momentum emas untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
 
Kami sangat mendukung penuh kegiatan ini. Pemulihan ekonomi desa dan daerah sangat penting demi kesejahteraan bersama. Kami siap menjadikan Desa Abbanuange sebagai episentrum kebangkitan UMKM yang mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat," ujar Buhari.
 
Ketua DPW APKLI-P Sulawesi Selatan, Iwan Hammer, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan wujud nyata komitmen organisasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa.
 
Kegiatan ini hadir sebagai wadah strategis bagi para pelaku UMKM untuk memamerkan produk unggulan sekaligus memperluas jaringan kemitraan. Kami berharap inisiatif ini memberikan dampak langsung dan berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Soppeng," tegas Iwan Hammer.
 
Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian yang paling cepat bergerak dan menyerap tenaga kerja. Oleh karena itu, dukungan sistemik mulai dari akses pasar, promosi produk, hingga pendampingan usaha menjadi sangat krusial untuk terus didorong.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Humas DPW APKLI-P Sulawesi Selatan, Rudiandi, menjelaskan bahwa konsep kegiatan dirancang secara komprehensif. Pemberdayaan tidak cukup hanya dengan pelatihan, tetapi harus diikuti dengan pembukaan akses pasar yang lebih luas dan sinergi antar pemangku kepentingan.
 
Pemberdayaan UMKM tidak bisa berhenti pada pelatihan semata. Harus ada kelanjutan berupa perluasan akses pasar, dukungan promosi, dan kolaborasi yang kuat. Kami ingin kegiatan ini benar-benar bermanfaat dan mampu membangkitkan semangat wirausaha masyarakat Soppeng," jelas Rudiandi.
 
Hingga berita ini diterbitkan, berbagai persiapan teknis dan administrasi terus dimatangkan oleh panitia. Targetnya, pelaksanaan kegiatan pada Agustus 2026 nanti dapat berjalan lancar, tertib, dan menjadi penanda awal kebangkitan ekonomi yang lebih kuat di wilayah tersebut.
 
(Redaksi)
Komentar

Tampilkan

  • Kades Buhari Sambut Gerakan APKLI-P, Desa Abbanuange Siap Jadi Episentrum Kebangkitan UMKM Soppeng
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan