sikka-TintaMerah.my.id — gerakan pramuka memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam pembentukan watak dan kepribadian bangsa. hal ini sebagaimana tertuang dalam undang-undang nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka pasal 4, yang menegaskan bahwa pramuka bertujuan untuk membentuk setiap anggotanya agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa. tidak hanya itu, gerakan ini juga dituntut untuk mencetak kader bangsa yang memiliki kecakapan hidup dalam menjaga, membangun negara kesatuan republik indonesia, mengamalkan pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.
dengan berlandaskan cita-cita luhur tersebut, smp katolik frater maumere menggelar kegiatan perkemahan jumat sabtu (perjusab) yang mulai dilaksanakan pada hari ini, jumat hingga sabtu, 12 hingga 13 juni 2026. kegiatan yang mengusung tema besar "perkemahan penggalang berkarakter" ini digelar tepat di sekitar lingkungan sekolah smpk frater maumere, menjadi wadah pembelajaran hidup yang nyata bagi para siswa.
ketua panitia pelaksana, maria redempta priska, menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat luar biasa. sebanyak 648 siswa turut serta dalam kegiatan ini, yang kemudian dibagi menjadi 13 pasukan dan dikelompokkan lebih lanjut ke dalam 58 regu. setiap regu terdiri dari 11 orang yang akan didampingi langsung oleh kakak pembina, para guru, serta karyawan sekolah selama kegiatan berlangsung.
menurut priska, selama dua hari satu malam kegiatan berlangsung, peserta didik dituntut untuk benar-benar siap keluar dari zona nyaman mereka. mereka diajarkan untuk hidup dalam kelompok yang mandiri, bersahabat, penuh tanggung jawab, dan saling menghormati satu sama lain dalam bingkai iman yang kuat.
"peserta didik tinggal berbaur harmonis di dalam tenda kemah yang tidak membeda-bedakan kelas sosial. di sini, semua sama, semua belajar menjadi satu kesatuan," tegas priska.
berbagai materi dan permainan yang penuh makna disiapkan untuk mengasah keterampilan dan kebersamaan. mulai dari kegiatan api unggun yang mempererat kekeluargaan, keterampilan tali-temali, teknik semafor, permainan cari jejak, hingga rintangan alam yang menguji fisik dan mental. seluruh rangkaian acara tersebut dikemas dengan semangat patriotik dan nilai-nilai kepramukaan yang mendalam.
di sisi lain, kepala sekolah smpk frater maumere, frater yoseph weko, s.ag., m.m., menegaskan tujuan filosofis dari kegiatan ini. bagi beliau, perkemahan pramuka bukan sekadar kegiatan seru-seruan atau rekreasi semata, melainkan merupakan strategi pendidikan yang sangat penting untuk menumbuhkembangkan dan membentuk karakter peserta didik.
frater yoseph menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, yaitu maraknya sikap egois dan gaya hidup individualisme yang kian menggerogoti jiwa sosial anak-anak di era modern.
"melalui perkemahan ini, kami ingin membentengi anak-anak dari sifat mementingkan diri sendiri. mereka diajarkan bahwa hidup ini adalah kebersamaan, bahwa kekuatan ada pada gotong royong, dan bahwa kebahagiaan tercipta ketika mereka mampu peduli pada orang lain," ungkap frater yoseph.
kegiatan ini diharapkan mampu menjadi obat penawar bagi gaya hidup serba cepat dan serba pribadi yang ditawarkan oleh zaman. di tengah tenda-tenda yang berdiri, di tengah asap api unggun dan teriknya matahari, terbentuklah pribadi-pribadi yang tangguh, berjiwa sosial tinggi, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
yuven fernandez